Menu

Si Buah Hati Kamu Dalam Proses Tumbuh Gigi Susu, Perhatikan Jenis Penyakit Ini

0 Comment

Tertawanya bayi pastinya semakin jenaka apalagi dimomen sehabis munculnya gigi. Semua anak mempunyai waktu munculnya gigi berlainan namun momennya tak mungkin ditetapkan. Kebanyakan bayi tumbuh gigi perdana dalam umur kira-kira 4 bulan hingga 1 tahun. Namun sering ada yang kurang amaupun lebih.

Sekalipun memiliki perbedaan momen keluarnya gigi pada anak kecil tapi gejala yang dialami pada setiap bayi hampir sama. Di masa tersebut merupakan suatu momen ketidaknyamanan dan rasa nyilu pada gusi si anak kecil. Sehingga bocah akan rewel atau sering menangis. Tapi bagi para ibu tak perlu cemas, alasan itu merupakan tanda-tanda bayi tumbuh gigi. Dengan begitu perlu diketahui bagaimana ketika tanda-tanda bocah timbulnya gigi tersebut sehingga seorang mama mampu memahami hal itu.

Rasa Nyilu pada Gusi

Adanya rasa nyilu pada saraf lunak di gusi sebab dari peradangan. Umumnya keluarnya gigi pertama akan terasa nyeri, sama pula pada saat timbulnya gigi geraham yang nampak sebagai yang sangat menyakitkan. Ibu tak usah cemas, lantarannya seiring dengan munculnya gigi si bayi yang semakin berkembang, lambat-laun si bayi akan merasa terbiasa dengan tumbuhnya gigi dan perasaan tidak enak di hari kemudian.

Sering Mengeluarkan Air Liur

Pada pertumbuhan gigi mampu merangsang pengeluaran air liur pada mulut bayi. Sampai tidak heran apabila Ibu sering melihat mulut bocah selalu mangap dan air liur menetes dari mulutnya.

Sering Menggigit

Tekanan pada munculnya gigi yang bakal keluar dari gusi mengakibatkan rasa nyilu pada gusi bocah. Hal itu akan mengakibatkan ketidaknyamanan terhadap kondisi anak kecil tersebut. Tak hanya itu saja, rasa geli dan geram terhadap gusi bocah menjadikan anak kecil hendak melampiaskan dengan menggigit benda yang dipegang bahkan sampai menggigit puting ibu ketika sedang menyusu.

Batuk-Batuk

Jatuhnya air liur yang banyak lantarannya pertumbuhan gigi memicu bocah mudah tersendak bahkan sampai batuk-batuk. Itu terjadi sebab berlebihannya air liur yang membanjiri mulut. Walaupun bila tidak ada timbulnya ciri-ciri flu, pilek, maupun alergi pastinya gejala yang satu ini gak terlalu masalah. Tapi jika memang terjadi batuk-batuk terus bisa jadi bayi gejala sakit karena virus dan sebagainya.

Ruam Pada Dagu atau Wajah

Gak sekedar ngences dan batuk-batuk, pengeluaran air liur yang amat banyak sepanjang waktu keluarnya gigi juga memicu munculnya ruam kulit yang meranggas di sekeliling area mulut, dagu, ada kalanya di leher. Penyebabnya ialah bergesekan langsung dengan air liur itu sendiri. Oleh karena itu, Ibu sebaiknya rajin mengelap air liur bocah dengan sapu tangan yang halus dalam mengurangi keluarnya ruam. Walaupun, jika ruam telah terbentuk, oleskan krim maupun lotion terhadap bocah dengan perlahan dan terjaga terhadap si bocah.

Tidak Nafsu Makan

Dengan rasa sakit di gusi waktu keluarnya gigi gak sekedar membuat bocah merasa tidak enakan, melainkan juga bisa menghilangkan nafsu makan. Apalagi saat menyusu saja bisa menjadikan gusi sakit. Oleh lantarannya itu, tidak usah heran bila bayi menolak diberi makanan padat atau susu saat giginya akan tumbuh.

Sering Rewel

Gusi anak kecil yang menderita nyeri akan membuat si anak selalu rewel. Hal itu sangatlah wajar lantaran mengalami ketidaknyamanan yang diderita si kecil sesungguhnya bukan sekedar dipengaruhi oleh nyeri gusi, justru juga dipengaruhi oleh prosesnya sel-sel di gusi yang mati dan pecah supaya gigi mampu muncul keluar. Tak heran apabila membuat si anak rewel justru hingga mempengaruhi kesehatan.

Terjadinya Demam

Kebanyakan terkadang terjadi peradangan terhadap badan akan menimbulkan demam, seperti juga dengan infeksi yang terjadi pada gusi karena timbulnya gigi. Namun demam yang terjadi kebanyakan sebatas demam rendah saja, sehingga dapat ditangani dengan gampang di rumah.

Hematoma Gusi

Gejala tumbuh gigi pada bocah yang telah pasti ialah hematoma atau terjadinya pendarahan di bawah gusi. Dibuktikan dengan kepalan kemerahan pada bawah gusi misalnya gusi bengkak. Namun Ibu tak mesti panik, sebab ciri-ciri ini bakal sehat dengan sendirinya ketika gigi sedang keluar. Selama mengatasi nyeri, Ibu juga mampu menyalurkan bantuan melalui kompres dingin.

Sulit Tidur Nyenyak

Dengan rasa nyilu membuat bocah mengalami tidak aman sehingga anak susah tidur dengan nyaman. Kebanyakan, Ibu mengurusnya dengan teknik menyusui. Tapi terkadang menyusui bahkan akan membuatnya tambah sakit efek sentuhan antara puting Ibu dengan gusi bocah. Untuk memberinya kenyamanan, Ibu bisa membuat bocah diam dengan teknik menepuk-nepuknya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *